Tampilkan postingan dengan label terkecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label terkecil. Tampilkan semua postingan

Katak Terkecil di Indonesia dan Dunia

Kodok terkecil di dunia
Habitat kodok terkecil di dunia ini di daun-daun gugur di hutan Papua Nugini.
Spesies katak terkecil di dunia dengan ukuran 7 mm telah ditemukan di Papua Nugini oleh tim ilmuwan.
Katak dengan nama latin, Paedophryne amauensis diperkirakan merupakan binatang vertebrata terkecil, kelompok yang mencakup mamalia, ikan, burung dan ampibi.
Sampai saat ini, binatang vertebrata terkecil yang pernah ditemukan adalah ikan.
Para peneliti juga menemukan spesies katak yang lebih besar dengan nama latin, Paedophryne swiftorum.
Dalam laporan di jurnal PLoS One, para ilmuwan yang berkantor di Amerika Serikat mengatakan ukuran kecil katak itu terkait erat dengan habitatnya di guguran daun-daun di hutan.

Sekilas tentang ampibi

Kodok
  • Ampibi pertama muncul sekitar 250 juta tahun lalu
  • Habitatnya di perairan dan juga darat
  • Terdapat di semua benua kecuali Antartika
  • Banyak yang mengalami metamorfose dari larva sampai dewasa
Katak-katak ini terkamuflase di antara daun-daun dan menyerupai serangga sehingga sulit untuk ditemukan.

Makan serangga super kecil

"Hutan Papua Nugini sangat bising pada malam hari dan kami mencoba untuk merekam suara katak di hutan," kata pemimpin peneliti Chris Austin dari Universitas Louisiana di Baton Rouge, Amerika Serikat.
"Kami mendekati sumber suara dan mulai mengamati daun-daun yang jatuh," kata Austin.
"Saat itu malam, dan binatang ini sangat kecil, sehingga yang kami lakukan adalah mengumpulkan sejumlah daun dan membawanya dengan plastik bening," tambahnya.
"Dan melalui plastik ini kami dapat melihat katak kecil ini melompat," katanya kepada BBC.
Katak-katak kecil ini di temukan di berbagai tempat di kawasan timur hutan Papua Nugini.
"Binatang ini tinggal di tumpukan daun dan makan serangga-serangga kecil yang tentunya jauh lebih kecil dibandingkan serangga yang biasa dimakan katak biasa," kata Austrin.
Selain hutan Papua Nugini, spesies ampibi juga pernah ditemukan di Madagaskar, khususnya di kawasan yang belum terjamah

Burung Terkecil di dunia

burung terkecil di dunia
burung Terkecil
Kolibri adalah burung terkecil di dunia. 
Beratnya hanya mencapai 6 gram dan panjangnya 6,35 cm 
burung ini juga  adalah penerbang yang ulung dengan gerakan sayap yang sangat cepat, satu detik mencapai 12-80 kali kepakan.

Karena kolibri terbang sangat cepat, maka ia membutuhkan tenaga yang cukup besar dan untuk mendapatkan energi yang besar, seekor kolibri membutuhkan asupan makanan yang berkalori tinggi seperti nektar atau bagian dari inti sari bunga yang dihisap dengan paruhnya yang kecil dan panjang

 



Sedikit atau banyak tetap merupakan sebuah informasi...